Kunci Jawaban Menurut PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia), huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama diri atau nama diri geografi jika kata yang mendahuluinya menggambarkan kekhasan budaya.
Misal: pempek (P)alembang, sate (M)ak (A)jad, asinan (B)ogor.
Selain itu, huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama diri geografi yang digunakan sebagai penjelas nama jenis.
Misal: pisang (a)mbon, petai (c)ina, nangka (b)elanda.
Lalu, pertanyaannya adalah bagaimana penulisan huruf kapital "bakso malang" yang benar menurut PUEBI? JELASKAN!.
Kami punya 1 jawaban atas Menurut PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia), huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama diri atau nama diri geografi jika kata yang mendahuluinya menggambarkan kekhasan budaya.
Misal: pempek (P)alembang, sate (M)ak (A)jad, asinan (B)ogor.
Selain itu, huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama diri geografi yang digunakan sebagai penjelas nama jenis.
Misal: pisang (a)mbon, petai (c)ina, nangka (b)elanda.
Lalu, pertanyaannya adalah bagaimana penulisan huruf kapital "bakso malang" yang benar menurut PUEBI? JELASKAN!. Silakan baca jawaban selengkapnya di bawah:
Jawaban: #1:
kalimat "bakso malang", penulisan yang benar adalah "Bakso Malang"
alasan : karena menurut PUEBI, kata bakso huruf B besar karena awal kalimat, knp kata malang huruf M nya besar, krn tidak hanya nama kota saja, kalimat bakso malang adalah kalimat yg mnnjukan nama geografi/kota(Malang) yg di dahului dengan ciri khas budaya kota trsbut(Bakso).
maaf klo salah
smoga mmbntu
jadikann jawabn trbaik + follow me ok
makasih banyak
EmoticonEmoticon